Friday, October 28, 2011

Karakteristik Torque Converter


Kali ini kita akan melanjutkan pembahasan mengenai karakteristik apa saja yang ada pada torque converter. Pada torque converter dapat dikatakan bahwa turbin selalu berputar lebih lambat dari pada pump   ( engine ), tetapi torquenya lebih besar daripada torque engine. Hal ini berlaku pada semua torque converter kecuali   dalam hal - hal tertentu, adakalanya turbin berputar lebih cepat dan pump,   misalnya sewaktu unit mengalami over speed ( pada waktu unit jalan turun /   misoperation )


Semakin besar torque ratio, semakin kecil speed rationya, kemudian jika   turbin menjadi berhenti karena beban, torque rationya menjadi maksimum,   pada keadaan demikian torque converter disebut dalam keadaan stall.

Pada putaran engine 2000 Rpm, turbin lebih rendah, selanjutnya akan   semakin lambat apabila torque ( beban ) turbin bertambah. Jika beban   berlebihan ( overload ), turbin akan dipaksa berhenti, sementara engine tetap   berputar.
  
Sebagai contoh apabila unit sedang mendaki atau mendorong beban yang   berat, dengan sendirinya putaran turbin turun, menghasilkan kecepatan unit   berkurang yang mana sebaliknya menambah gaya dorong unit semakin   besar.
  
Unit - unit yang memakai torque converter, enginenya tidak akan stall   walaupun unit mendapat beban berlenihan, tetapi torque converternya yang   mengalami stall. Bila keadaan ini dibiarkan terlalu lama, oli torque converter   akan menjadi sangat panas ( overheat ). Dalam hal ini tenaga mekanis   engine diubah menjadi energi panas.
  
Tenaga engine yang diserap oleh pump ( Impeller ), tidak seluruhnya daopat   dipindahkan ke out put shaft torque converter, karena sebagaian akan   berubah menjadi energi panas yang mengakibatkan temperatur olinya panas,   sehingga perlu dipasang oli cooler pada sirkulasi olinya.


Seperti digambarkan pada grafik diatas, semakin rendah putaran turbin   semakin besar tenaga engine yang berubah menjadi panas dan tenaga yang   dipindahkan ke transmisi semakin berkurang.
Berbeda dengen fluid coupling, pada fluid coupling pump dan turbin speed   akan naik atau turun pada kecepatan yang sama ( speed ratio konstan ).


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More