Friday, November 18, 2011

Karakteristik Rangkaian Listrik Paralel Berikut Persamaan - Persamaan Yang Berlaku Di Dalamnya

Kembali ke laptop, melanjutkan postingan saya terdahulu, sekarang saya akan sharing mengenai rangkaian paralel. Pada rangkaian paralel, berbagai alat dihubungkan dengan kawat paralel. Arus dibagi, sebagian mengalir ke satu alat, sebagian lainnya mengalir ke alat yang lain, dan seterusnya. Tegangan yang sama diberikan pada masing-masing alat, dan masing-masing alat dapat dimatikan dan dihidupkan sendiri-sendiri.


Tegangan pada rangkaian paralel
Baru saja kita pelajari bahwa tegangan supply pada sebuah rangkaian paralel adalah Sama
pada semua komponen. Hal ini bisa kita periksa dengan menyambung sejumlah voltmeter ke
dalam rangkaian paralel seperti yang diperlihatkan pada gambar.
Dengan kata lain, voltmeter selalu disambung secara paralel ke dalam rangkaian.


Dengan Voltmeter VT dalam Gambar tersebut di atas terbaca dengan total 12 V, dan kita
juga akan megetahui bahwa voltmeter V1, V2, dan V3 terbaca 12 V atau, dengan kata lain,
tegangan yang melewati semua komponen di dalam sebuah rangkaian paralel adalah sama.
Ini dapat diuraikan secara matematis sebagai berikut:
VT (V total) = V1 = V2 = V3, dan seterusnya.

Arus dalam rangkaian paralel


Jika kita melihat pada gambar di atas, kita Akan melihat bahwa arus total di kutub
positif akan terpisah melalui R1, R2, dan R3 dan kemudian akan menyatu kembali pada kutub
negatif. Arus total melalui kutub positif Akan Sama dengan arus total melalui kutub
negatif.Seperti telah kita pelajari bahwa jumlah saluran arus yang terjadi dalam rangkaian
paralel adalah sama dengan jumlah komponen yang diparalelkan. Sekarang, Mari kita
memperkenalkan beberapa ammeter ke dalam rangkaian untuk memeriksanya lebih lanjut.

Tahanan Paralel
Besarnya tahanan total (Rt)





Rt =                  1               
          1/R1 + 1/R2 +1/R3
Untuk tahanan paralel sebanyak N tahanan dirumuskan
Rt =                          1                            
         1/R1 + 1/R2 +1/R3 + ...... + 1/Rn

Contoh
Rangkaian paralel seperti pada gambar di bawah ini:


R1 = 10 Ω
R2 = 20 Ω
R3 = 30 Ω
maka :
Rt =               1                
         1/R1 + 1/R2 + 1/R3
     =                1                
         1/10 + 1/20 + 1/30
     =                1                
          6/60 + 3/60 + 2/60
     =           1               
              11/60
Rt =  60
         11
Rt = 5,45 Ω


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More