Saturday, October 15, 2011

Prinsip-Prinsip Fisika yang Dipakai Pada Sistem Hidrolik


1. Benda Cair bersifat menempati ruangan
Benda Cair bisa memenuhi dan membentuk sebagaimana bentuk wadah yang di tempatinya (container). Karena sifatnya itu, zat cair/ oli di dalam sistem hidrolik akan mengalir kesemua arah dan masuk kedalam saluran seberapapun ukuran dan seperti apapun bentuknya.


2. Benda Cair pada Prakteknya tidak dapat di Pampatkan.
Seperti yang perlihatkan pada gambar berikut ini, namun demi alasan keselamatan, kita tidak akan melakukan percobaan seperti yang di tunjukan pada gambar. Walaupun demikian, dapat di terangkan bahwa bila kita menekan kuat sumbat (cock) pada bejana yang kedap udara yang seal sangat rapat, maka benda cair di dalam bejana tidak akan terpampatkan ( terkompresi). Maka ketika bejana tidak cukup kuat untuk menahan tekanan yang timbul, bejana tersebut akan pecah berantakan.


Catatan : Walaupun ketika pertama kali di beri tekanan zat cair akan terkompresi ( sedikit sekali), namun demi tujuan kita, secara teori ( theorytically) zat cair di anggap dan di sepakati tidak bisa di mampatkan ( terkompresi).

3. Benda Cair menyalurkan tekanan yang di terimanya ke semua arah
Percobaan yang perlihatkan pada gambar berikutnya adalah, mengakibatkan bejana dari gelas kaca hancur berantakan dan memperlihatkan bagaimana zat cair menyalurkan tekanan yang di terimanya ke semua arah. Hal demikian sangat panting bagi sistem hidrolik.


Seperti di perlihatkan lagi pada gambar berikutnya, yaitu dua buah silinder dengan ukuran sama besar ( masing – masing satu inci persegi ) dan keduanya di hubungkan dengan sebuah saluran, kedua silinder tersebut di isi penuh dengan oli setinggi garis yang terlihat pada gambar.Kedua silinder di masuki atau di pasang piston pada posisi di permukaan oli, ketika salah satu batang piston diberi tekanan “satu pound” maka tekanan tersebut di salurkan ke seluruh arah dengan gaya sama besar dan di salurkan ke bagian bawah piston pada silinder satunya, sehingga piston bergerak naik. Perhatikan dengan cermat yang perlihatkan pada gambar.

4. Benda Cair dapat melipat gandakan gaya kerja   


Sekarang kita perhatikan pada gambar yang lain, yaitu dua buah silinder yang berbeda ukuran ( yang kecil berukuran „satu inci“ dan yang besar berukuran „sepuluh inci“). Ketika silinder yang kecil di beri tekanan satu Psi ( Pound square inch) maka tekanan di salurkan ke bagian bawah piston silinder yang lebih besar, karena piston silinder yang lebih besar memiliki luas penampang 10 inci ( sepuluh kali lebih besar ) maka gaya yang di salurkan menjadi berlipat ganda ( 10 x dari gaya piston silinder kecil). Dengan kata lain silinder yang lebih besar akan menghasilkan hasil gaya yang lebih besar pula.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More